Grama Bazita Dinilai Tak Punya Itikat Baik, Gunawan Raka: Sita dan Segera Saja Lakukan Lelang!

oleh -7.360 views
Kuasa Hukum Gunawan Raka memberikan keterangan kepada wartawan
Kuasa Hukum Gunawan Raka memberikan keterangan kepada wartawan
Bagikan:

JAKARTA – Sejumlah debitur mempertanyakan itikat baik Perusahaan Konstruksi PT Grama Bazita dalam menyelesaikan sejumlah utangnya. Ini terlihat dengan tidak adanya proposal perdamaian yang disampaikan dalam Sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Jumat, (4/6/2021) di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat.

Fakta ini, secara jelas akan menjadi jadi catatan bagi hakim pengawas (Hawas), karena kreditur tidak mengindahkan aturan dan UU Kepailitan yang berlaku. Apalagi bicara soal mengembalikan dan menyelesaikan hutang-hutanngnya.

Menurut Kuasa Hukum empat kreditor Gunawan Raka, Grama Bazita tidak memiliki itikat baik. Karena sampai akan dilakukan pembahasan proposal perdamaian yang diajukan debitur dalam PKPU.

”Tidak ada pengajuan proposal perdamaian, apalagi drafnya. Ini akan menjadi catatan Hawas (Hakim Pengawas). Jelas dalam UU Kepailituan, jika proposal ditolak maka harus pailit. Tidak perlu perpanjangan waktu dan upaya apapun,” jelas Gunawan.

Maka, sambung Gunwan Raka, dalam rapat berikutnya, jika tidak ada itikat baik dan titik temu Gunawan Raka berharap dilakukan penyitaan terhadap aset Grama Bazita. ”Sudah ada putusan pailit. Lakukan langkah penyitaan, lalu dilakukan lelang. Serahkan saja kepada kurator,” tegas Gunawan.

Pernyataan pengacara asal Lampung ini cukup beralasan, pasalnya sudah ada kreditur yang sudah dua sampai tiga tahun hanya dijanjikan pembayaran tagihan, tapi tidak ada realisasi pembayaran.

”Ada yang sudah diputuskan pengadilan, tapi sampai hari ini PT Grama Bazita tidak menunjukkan indikasi itikat baik karena tidak ada pengajuan draft proposal perdamaian dan bahkan tidak diakui tagihannya oleh debitur Pt. Grama Bazita. Dengan alasan tidak didukung oleh data yang jelas,” urai Gunawan.

Parahnya lagi, ada debitur yang telah melaporkan kasus ini ke Polda untuk diproses hukum. ”Ini menguatkan adanya indikasi penipuan, pemalsuan dan penggelapan. Saya tentu akan terus menekan agar pidananya diproses,” jelasnya.

READ  Tim Pemenangan Eri-Armuji Kecewa Rekapitulasi Pilkada Ditunda

Gunawan berharap, dana dengan jumlah kurang lebih Rp200 miliar yang menjadi klaim para kreditur disiapkan dan segera dibayarkan jika memang PT Grama Bazita masih memiliki kemauan keras dalam menyelesaikan masalah yang muncul.

”Yang pasti para debitur menginginkan itikat baik agar semuanya tuntas,” terang Gunawan Raka.

Untuk diketahui ada 57 kreditur yang tengah menunggu langkah-langkah yang akan dilakukan Grama Bazita. Harapannya, dalam agenda sidang yang dilanjutkan Senin (7/6/2021) muncul kepastian, khususnya dalam hal pengambilan putusan pailit.

PT. Grama Bazita memiliki hutang kepada kreditur. Hingga akhirnya jatuhlah PKPU. Sehingga aktivitas perusahaan ada ditangan pengurus.

Sejalan dengan putusan PKPU itu dibacakan, pengurus membuka pendaftaran kepada siapa saja yang mempunyai tagihan kepada PT. Grama Bazita. (oke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *