Kisah Mengharukan Tukang Sapu Ngatiyem Dapat Uang dari Gubernur Sumut

oleh -7.352 views
Ngatiyem-Medan-Doc Humas Pemprov Sumut
Ngatiyem-Medan-Doc Humas Pemprov Sumut
Bagikan:

Jakarta – Rezeki datang dengan tiba-tiba, tak disangka, tak dinyana. Pukul 04.30, Ngatiyem bergegas keluar rumah untuk menjalani tugas seperti biasa, menyapu jalanan.

Perempuan 46 tahun asal Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara ini beradu dengan fajar untuk sampai di tempat kerjanya, yaitu jalanan di sekitaran rumah dinas Gubernur Sumut.

Jalan dari rumahnya ke tempat kerja terbilang jauh, ia pun masih harus melewati jalan yang masih gelap di pagi buta. Namun Ngatiyem yang sudah lima tahun menjadi pasukan melati.

Jalanan gelap dan jauh sudah menjadi makanan harian baginya. Meski terbesit rasa takut, namun tuntutan menghidupi anak dan keluarga membuatnya berani melawan itu semua.

Rezeki datang tiba-tiba saat dia sedang menunaikan tugas.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama istrinya, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumut Nawal Lubis yang sedang berolahraga pagi menghampirinya lalu memberi bingkisan.

“Alhamdulillah, pagi ini dapat rezeki. Saya gak sangka, gubernur langsung yang ngasih. Saya lihat dari jauh, seperti orang biasa yang lagi olahraga. Makin dekat, beliau kasih bingkisan dan uang tunai. Semoga Bapak dan Ibu sehat selalu,” ujarnya tersenyum, Selasa (29/12/2020).

Rupanya tak hanya Ngatyem, pada hari yang sama, Rusliati juga merasakannya. Penyapu jalan di kawasan Gereja HKBP di Jalan Sudirman juga menerima bingkisan. Warga Tanjungmorawa ini bukan main gembiranya.

READ  IDI Tanggapi Fenomena Jasad Utuh di Banyuwangi

“Untuk makan anak, terima kasih, Pak Gubernur,” ucapnya.

Ratusan bingkisan berisi baju, mug dan uang tunai juga diberikan kepada para petugas kebersihan lainnya, abang becak sampai pedagang kaki lima.

Herman, petugas kebersihan di Jalan Multatuli Medan, Kota Medan Herman, mengaku cukup sering mendapat bingkisan dari gubernur.

“Beberapa kali saya terima. Pak Edy kan rutin jalan pagi, kadang dia bagi-bagikan buah dan sembako, baik orangnya. Semoga Pak Edy dan keluarga sehat selalu,” ucap Herman.

Berolahraga sambil membagi-bagikan bingkisan sering dilakukan gubernur di sekitar rumah dinasnya. Kali ini, gubernur dan rombongan jalan kaki dengan rute rumah dinas-Taman Ahmad Yani-Jalan Multatuli-Taman Beringin dan kembali ke rumah dinas.

Sambil jalan, dia membagi-bagikan bingkisan kepada warga yang ditemui. Harapannya, sedikit membantu mereka yang sedang dalam keadaan sulit seperti saat ini.

“Tak banyak yang saya berikan, semoga bermanfaat,” ucap Edy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *