Update Gempa Sulbar: 88 Orang Meninggal, 18 Orang Selamat, 15 Ribu Mengungsi

oleh -914 views
Titik gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat, Jumat, 15 Januari 2021. (Foto: BMKG)
Bagikan:

Mamuju –  Berdasarkan pencatatan Basarnas Makassar pukul 09.30 Wita, jumlah korba dalam peristiwa gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat bertambah menjadi 88 jiwa, Selasa (19/1/2021).

Hamsidar, Juru Bicara Basarnas Makassar melalui keterangan resminya, telah memberikan data 88 korban meninggal.

“Korban terdiri dari 11 warga Majene, dan 77 orang warga Mamuju. Ada korban selamat bertambah menjadi 18 orang,” ujar Hamsidar dalam keterangan resminya.

Basarnas telah mengenali 77 korban meninggal dunia di Mamuju. Di antaranya, 41 korban diketahui wanita dan 31 korban laki-laki. Sedangkan, ada lima korban yang belum diketahui jenis kelaminnya. Dalam rilis, tidak dijelaskan rincian korban meninggal di Majene.

READ  Bupati Kepulauan Seribu Menyebut Ada Pesawat Jatuh di Sekitar Pulau Laki

Sementara itu, salah satu anggota tim penyelamat, Ibnu Imat Totori mengatakan, mereka kesulitan untuk menyelamatkan korban gempa karena tidak adanya alat berat. Hal ini menyulitkan tim penyelamat untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan beton.

“Kami masih berusaha dengan alat seadanya. Kami sangat membutuhkan alat berat untuk memindahkan beton-beton besar ini,” ujar Imat.

Ibnu menyatakan, saat ini pihak tim penyelamat telah menghubungi pihak terkait untuk membantu korban gempa dalam proses evakuasi. Tim penyelamat akan tetap berusaha untuk menyelamatkan korban meksi bantuan belum datang.

“Mudah-mudahan korban masih bisa diselamatkan,” tutur Imat.

Sebagai informasi, pemerintah juga memastikan pelayanan kesehatan bagi korban terdampak, baik yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara maupun rumah sakit regional.

Semua ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sekitar 15 ribu lebih warga terdampak memilih mengungsi untuk mengantisipasi adanya gempa susulan.

Pengungsian tersebar di 10 titik di antaranya Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbau di Kec. Ulumanda, Kec. Malunda dan Kec. Sendana.

READ  TII Menyebut Anggaran Kesehatan Negara Korup Cenderung Lebih Kecil

Sedangkan, di Mamuju terdapat 5 titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, dan Kabupaten Polewali Mandar terus memperbarui pendataan dan berkoordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas, relawan, maupun instansi lain untuk proses evakuasi warga terdampak

(FWI/IJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *